¡@
Inggris berhasil membongkar rencana teroris meledakkan pesawat
¡@
¡@¡@Pada saat bayang-bayang serangan terorisme yang meliputi seluruh dunia berkurang , pihak kepolisian Inggris tanggal 10 Agustus lalu berhasil membongkar rencana teroris untuk meledakkan pesawat yang terbang dari Inggris ke Amerika Serikat dengan bahan peledak cair yang disembunyikan dalam barang bawaannya dan berhasil menangkap 24 orang tersangka yang merupakan warga Inggris keturunan Pakistan. Menurut laporan , berhasilnya pihak kepolisian Inggris membongkar kasus ini berkat adanya laporan intelejen yang disediakan oleh Amerika Serikat dan Pakistan. Kerjasama tiga pihak dalam kalangan internasional ini menunjukkan kalau anti terorisme jauh-jauh sebelumnya telah menjadi urusan internasional dan harus ada kerjasama antar negara baru bisa mencapai hasil.Direktur pusat Pendidikan umum Universitas Kepolisian Taiwan Wang Yu Wei mengatakan , sebenarnya upaya untuk membongkar kasus ini telah dilaksanakan beberapa bulan , tidak hanya dilakukan Pakistan juga termasuk badan intelejen Amerika Serikat atau CIA , yang paling penting , kadang-kadang juga ada warga Skotlandia yang menyusup dalam organisasi , maka kunci dari terbongkarnya kasus ini , karena terorisme atau teroris , seperti ancaman keamanan non tradisional seperti ini , sama sekali tidak bisa dicegah oleh kekuatan satu negara saja.

¡@¡@Tapi , serangan teroris biasanya bermotif balas dendam , kalau aksi teorisme dunia barat kian aktif , aksi balas dendam dari organisasi teroris Timur Tengah mungkin tidak akan berhenti , ini juga menjadi penyebab , mengapa meskipun perang anti terorisme telah dilaksanakan selama 5 tahun dan sudah mencurahkan tenaga manusia dan material yang banyak , sebaliknya tetap tidak mampu menjauhkan masyarakat dari ancaman teroris. Oleh karena itu ada orang mengecam , meskipun perang anti terorisme bisa mengatasi musuh yang terorganisir tapi sebaliknya menanamkan rasa permusuhan yang lebih mendalam.Tapi Wang Yu Wei berpendapat , kalau melihat keseluruhan , perang anti terorisme tetap membuahkan hasil tertentu.Ia mengatakan , logika pada umumnya berpendapat , setelah perang anti terorisme , sebenarnya tidak mengurangi aksi terorisme , teroris tetap terus melancarkan serangannya , oleh karena itu , kalau dikatakan berdasarkan logika ini , hasil dari perang anti terorisme tidaklah besar.

¡@¡@Mengenai penyebab teroris melancarkan serangan , kalau dilihat dari bidang politik , kelompok yang mempunyai pendapat berbeda ini menggunakan cara keras menyatakan tuntutannya , tapi kalau mengakibatkan pihak lain terluka , merupakan suatu tindak kejahatan. Wang Yu Wei beranggapan , kalau ingin menilai apakah perang anti terorisme ada hasilnya , bila dianalisa melalui sudut politik dan kejahatan tidak ada orang yang bisa mendefinisikannya. Perdana menteri Inggris Tony Blair dan presiden Amerika Serikat Bush , juga tidak bisa naik popularitasnya karena memprakarsai perang anti terorisme , sebaliknya karena memprakarsai perang , menonjolkan cara diplomasi mereka yang kurang bijak , baru mengambil tindakan paling keras yakni menggunakan cara perang untuk mengatasinya.

¡@¡@Ambil contoh Inggris , popularitas perdana menteri Blair juga tidak meningkat besar meskipun mampu membongkar rencana teroris melancarkan serangan. Periset Pusat riset hubungan Internasional Universitas Chengchi Gan Yi Hua mengatakan , sebenarnya bagi PM Inggris yang popularitasnya lebih rendah , dibongkarnya kasus ini tampaknya tidak membuahkan hasil yang besar , karena bagaimanapun juga masyarakat dengan sangat mudah mengkaitkan serangan teroris ini dengan kebijakan diplomatik Inggris.

¡@¡@Sedangkan bagi Amerika Serikat yang juga sama-sama pemeran utama anti terorisme , juga dikarenakan waktu dibongkarnya kasus meledakkan pesawat yang terlalu kebetulan , dicurigai mempermainkan kegiatan terorisme , guna memudahkan presiden Bush meningkatkan popularitas nya sebelum pemilu pertengahan periode pemerintahannya. Namun Gan Yi Hua mengatakan , perencanaan kasus rencana peledakan memang sangat sulit diduga apalagi masih kalau direncanakan bisa meningkatkan popularitasnya dalam pemilu , agak sulit dibuktikkan.

¡@¡@Ada juga orang berprasangka , kalau beberapa tahun lalu partai demokratik yang mempunyai sikap lebih moderat berkuasa , dalam aksi melawan terorisme tidak akan terlalu keras , yang berakibat reaksi sangat keras seperti pada saat ini , bahkan serangan teroris 11 September atau serangan teroris lainnya tidak akan terjadi. Tapi Gan Yi Hua menentang argumentasi seperti ini , ia mengatakan , dalam bidang diplomatik , partai Republik Amerika Serikat boleh dikata merupakan faksi elang , sedangkan Partai Demokratik adalah faksi merpati , tapi baik faksi elang atau faksi merpati , kunci utama yang mempengaruhi Amerika Serikat untuk mengirimkan pasukannya adalah masih harus melihat situasi politik internasional pada saat itu.Misalnya , ketika perang Vietnam , baik Partai Republik atau Demokratik semuanya mendukung perang. Kalau insiden 11 September terjadi antara tahun 1992 hingga 2000 pada masa pemerintahan presiden Clinton , juga sulit menilai apakah reaksi Clinton lebih moderat ? Maka dari itu , Gan Yi Hua berpendapat , masalahnya bukan pada perbedaan kebijakan luar negeri partai Republik atau Demokratik , melainkan unilateralisme dan corak faksi elang kelompok presiden Bush , barulah merupakan kunci dari perang anti terorisme berubah seperti sekarang ini.

¡@¡@Amerika Serikat dan Inggris menghadapi kesulitan yang sama , yakni bagaimana agar bisa membuat perang antiterorisme dengan lancar menemukan tangga turunnya. Dibongkarnya kasus rencana peledakan pesawat barangkali bisa menjadi suatu indikasi keberhasilan , tapi tidak berarti kegiatan terorisme akan berhenti begitu karenanya. Wang Yi Wei mengatakan , sebenarnya terorisme bagaikan suatu perang yang tidak simetrik , meskipun mengeluarkan upaya sangat besar tapi hanya membuahkan efek sedikit , maka dari itu , intinya tidak terletak pada bagaimana mencegah , melainkan setelah aksi teroris merusak ketentraman rakyat , bagaimana negara dan rakyat secepatnya bekerjasama , memulihkan keadaan semula. Setelah serangan reoris 11 September , pemerintah kota New York dan warganya melaksanakan tugas rekonstruksi dan setelah kasus peledakan di kereta api bawah tanah London pada bulan Juli tahun lalu , penampilan dari pemerintah Inggris dan warga London , sekali lagi menjelaskan kerjasama pemerintah dan rakyat untuk memulihkan kepercayaan , barulah cara terbaik bagi berbagai negara untuk menghadapi serangan teroris.

¡@
Radio Taiwan International
No.55 Pei An Road Taipei, Taiwan. R.O.C.
www.rti.org.tw
E-mail : rtisi@rti.org.tw

| Kembali |