QR Code

MOFA: Taiwan akan menunaikan kewajiban melindungi keamanan dan kestabilan regional

2018-07-19
  • juru bicara MOFA Andrew Lee Hsien-chang (李憲章)

    juru bicara MOFA Andrew Lee Hsien-chang (李憲章)

    Juru bicara MOFA Andrew Lee Hsien-chang (李憲章) (Foto: CNA王照坤)

(Taiwan, ROC) - Kementrian Luar Negeri (MOFA) berterima kasih atas pernyataan Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Urusan Keamanan Asia dan Pasifik, Randall Schriver, yang menegaskan kembali Washington akan mentaati janji penjualan senjata pada Taiwan.

Melalui kata sambutan dalam seminar internasional “Kesempatan dan Tantangan dalam Hubungan Antar Selat” yang disponsori bersama oleh Yayasan Demokrasi Taiwan dan The Heritage Foundation Amerika Serikat, Asisten Menteri Pertahanan Amerika Serikat untuk Urusan Keamanan Asia dan Pasifik Randall Schriver menyatakan, Selat Taiwan adalah wilayah laut internasional dan kapal induk Amerika berhak berlayar melewatinya.

Menurut Schriver, Amerika percaya bahwa Taiwan, sebagai salah satu bagian dari “Strategi Indo-Pasifik” yang diadopsi Washington, adalah mitra yang berkemampuan berkontribusi secara positif, maka Amerika akan terus mentaati janji penjualan senjata pada Taiwan.

Perihal pernyataan tersebut, juru bicara MOFA Andrew Lee Hsien-chang (李憲章) menyampaikan terima kasih dan mengatakan, “Pemerintah Republik Tiongkok akan terus mengamati perkembangan situasi regional, juga akan menunaikan kewajiban sebagai anggota wilayah, sama-sama melindungi keamanan dan kestabilan regional. Selain itu, kami juga akan mempercepat investasi dalam pertahanan nasional, menguatkan kemampuan pertahanan untuk menghadapi terus meningkatnya ancaman militer.”

Ditanya apakah ada kemungkinan bahwa kapal induk Amerika Serikat sungguh-sungguh akan berlayar melewati Selat Taiwan, Andrew Lee mengemukakan, tidak sesuai baginya untuk menjawab pertanyaan hipotetis, namun pemerintah akan selalu berpegang pada prinsip melindungi kebebasan perlayaran dan penerbangan di laut internasional di sekitar Taiwan.

Mengenai isu yang sama, juru bicara Kementrian Pertahanan Nasional (MND) Chen Chong-chi (陳中吉) mengutarakan, ada regulasi dan prosedur yang sejak dulu ditaati.

Chen Chong-chi mengatakan, “Tak peduli Selat Taiwan mau pun perairan di timur, semuanya adalah rute perlayaran dan penerbangan sibuk bagi negara-negara tetangga. Terhadap kapal dan pesawat negara lain yang melewati kawasan tersebut, kami selalu mentaati regulasi dan prosedur standar.”

Jubir MND juga menegaskan, setahunya Schriver tidak secara langsung merespon isu ini.