QR Code

NDC: Era Digitalisasi Akan Mengurangi Kesempatan Kerja

2017-12-09
  • NDC: Era Digitalisasi Akan Mengurangi Kesempatan Kerja

    NDC: Era Digitalisasi Akan Mengurangi Kesempatan Kerja

    NDC: Era Digitalisasi Akan Mengurangi Kesempatan Kerja

(Taiwan/ROC) --- Seiring dengan perkembangan era digitalisasi, yang diperkirakan dapat mengurangi peluang kerja bagi manusia. Dewan Pengembangan Nasional (NDC) mengemukakan bahwa teknik otomasi akan menjadi salah satu unsur melesatnya ekonomi di masa mendatang. Hal ini akan memberikan dampak akan menurunnya kesempatan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan. Pemerintah Taiwan diketahui tengah mendorong Program Industri Inovatif 5+2, meliputi percepatan investasi Taiwan, penilaian industri berbakat dan pengembangan industri ekonomi inovatif era digital. Dengan adanya program-program tersebut, maka akan dapat meminimalkan efek negatif dari teknik otomasi.

 

NDC menggunakan laporan dari McKinsey Global Institute yang bertajuk, “Penurunan Lapangan Pekerjaan: Teknik Otomasi Membawa Perubahan”. Laporan ini menuliskan bahwa pada tahun 2030 mendatang, maka akan ada 400 hingga 800 juta kesempatan kerja, atau sekitar 15% hingga 30% yang akan tergantikan oleh sistem otomasi. Dan hanya akan tersisa 375 juta, atau sekitar 3% hingga 14% pekerjaan yang tersedia untuk manusia di seluruh dunia. Hal ini akan menyebabkan perubahan pada lapangan pekerjaan dan peningkatan keterampilan.

 

Diantaranya diperkirakan ada beberapa sektor lapangan pekerjaan yang akan terkena dampak serius, meliputi pengoperasian mesin, pemasangan dan perawatan mesin, dan industri katering. Berdasarkan analisa dari data tersedia, akurasi dan efisiensi mesin yang tinggi akan semakin mempertegas dampak teknik otomasi terhadap dampak hilangnya lapangan pekerjaan. Dan tidak tertutup kemungkinan jika lapangan pekerjaan lainnya, meliputi pengacara, akuntan dan logistik akan terkena dampaknya.

 

Untuk sektor pekerjaan lainnya, meliputi manajemen, interaksi pelanggan atau pekerjaan yang tidak dapat ditafsir secara tenaga, seperti pekerja perawat di rumah dan sektor hortikultura akan terjadi transformasi sektor kesempatan kerja. Hal ini dikarenakan tidak mudahnya mesin untuk mengukur kompleksitas dan fleksibilitas dari emosi manusia.

 

Oleh karena itu, NDC mengemukakan bahwa teknik otomasi akan menjadi unsur utama melesatnya ekonomi di masa mendatang. Guna untuk menghadapi terjadinya transformasi peluang kerja, maka pemerintah saat ini selain tengah mendorong Program Industri Inovatif 5+2, yang meliputi percepatan investasi Taiwan, penilaian industri berbakat dan pengembangan industri ekonomi inovatif era digital. Direktur Tenaga Kerja NDC, Lin Gyh-mei mengatakan, “Guna untuk menghadapi perkembangan teknologi AI, maka sekarang harus segera dilakukan penerapan pengembangan bakat. Tidak hanya bagi kalangat elit saja, melainkan pelatihan pengembangan bakat ini harus dapat merata ke seluruh lapisan masyarakat”.

 

Lin Gyh-mei juga menyebutkan bahwa McKinsey Global Institute juga mengusulkan 4 langkah penting dalam menghadapi hal ini, yakni mempertahankan pertumbuhan ekonomi dan inovasi, menciptakan lapangan pekerjaan yang baru, mengembangkan keterampilan para karyawan serta membantu mereka dalam masa tahap transisi pekerjaan baik secara ekonomi ataupun dalam pasar tenaga kerja.