QR Code
 

Taiwan menggelar kampanye perlindungan sumber air untuk memperingati Hari Air Sedunia

2017-03-20
  • Sandiwara digelar di depan Balai Kota Taipei, menuntut perlindungan daerah sumber air

    Sandiwara digelar di depan Balai Kota Taipei, menuntut perlindungan daerah sumber air

    Perserikatan Perlindungan Sumber Air Taiwan (TWRPU) mementaskan suatu sandiwara di depan Balai Kota Taipei, menuntut pemerintah kota menguatkan upaya melindungi daerah sumber air. (Foto: CNA)

(Taiwan, ROC) Kelompok pelestarian lingkungan menggelar berbagai kegiatan kampanye perlindungan sumber air di berbagai pelosok Taiwan pada hari Minggu untuk memperingati Hari Air Sedunia 22 Maret.

Perserikatan Perlindungan Sumber Air Taiwan (TWRPU) mementaskan suatu sandiwara di depan Balai Kota Taipei, menuntut pemerintah kota menguatkan upaya melindungi daerah sumber air, pada khususnya Waduk Penyimpan Air Feitsui, pada saat yang sama mengajukan sikap menolak rencana pemerintah membangun suatu jalur kereta api yang menggabungkan Taipei dan Yilan dengan melintasi daerah tangkapan air Waduk Feitsui.

Mengingat bahwa kualitas air di Waduk Feitsui, sumber air utama bagi hampir 6 juta penduduk daerah Taipei Besar, adalah yang paling baik di Taiwan, Direktur TWRPU Jennifer Nien (粘麗玉) mengemukakan, pemerintah hendaknya mengutamakan upaya menjamin kebersihan sumber air dari waduk tersebut dan tidak mengizinkan dibangunnya jalur kereta api yang akan melintasi daerah tangkapan airnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Aliansi Ekologi, Budaya dan Sejarah Tsaoshan Wen Hai-chen (文海珍) mengutarakan, cuaca di Taiwan sejak awal tahun lebih kering dibandingkan tahun-tahun silam, mengakibatkan level air sebagian besar waduk penyimpan air di Taiwan turun ke 40-50% kapasitasnya, kecuali Waduk Feitsui yang masih mempertahankan volume 80% kapasitas.

Cukupnya suplai air di Waduk Feitsui selain disebabkan curah hujan normal, juga adalah konsekuens dari desain waduk yang lebih bagus untuk konservasi air, maka pemerintah seharusnya tidak mengizinkan jalur kereta api Taipei-Yilan untuk melewati daerah tangkapan airnya hanya untuk mengurangi waktu perjalanan sebanyak beberapa menit, tutur Wen.