QR Code
 

Penjatahan air tahap pertama mulai diberlakukan di Kaohsiung

2017-03-20
  • Sungai Gaoping, sumber air utama di Kaohsiung

    Sungai Gaoping, sumber air utama di Kaohsiung

    Sungai Gaoping, sumber air utama di Kaohsiung. (Foto: CNA/Biro Air Minum Taiwan Selatan)

(Taiwan, ROC) Penjatahan air tahap pertama mulai diberlakukan di Kaohsiung, Taiwan selatan, Senin, 20 Maret.

Berdasarkan sistem pemantauan yang dilaksanakan Badan Pengelola Sumber Daya Air (Water Resources Agency, WRA), dengan dilaksanakannya penjatahan air tahap pertama yang ditampilkan dengan warna kuning, berarti tekanan air ledeng akan direndahkan dari pukul 23:00 hingga 6:00 setiap hari.

Wakil Direktur Jenderal WRA Wang Yi-feng (王藝峰) menerangkan, meskipun ada hujan dalam beberapa pekan silam, curah hujan di daerah Taiwan selatan masih sangat terbatas, di mana volume air Sungai Gaoping yang melintasi kota pelabuhan tersebut bahkan mencatat penurunan dari 19 menjadi 17 meter kubik per detik pada pekan ini.

Menurut Wang, penjatahan air di tengah malam ini akan menghemat konsumsi air sebanyak 3 sampai 5% per malam, namun diperkirakan tidak akan menimbulkan dampak besar terhadap kehidupan warga, karena mayoritas apartemen di Taiwan mempunyai tangki penyimpan air di atap rumah, dan juga konsumsi air biasanya lebih rendah pada kurun waktu ini.

Sementara itu, untuk diketahui, sejumlah kota utama di Taiwan utara, termasuk Taoyuan, Hsinchu, serta Distrik Linkou, Banqiao dan Xinzhuang di Kota Taipei Baru telah mengadopsi penjatahan air tahap pertama sejak 1 Maret, dan penjatahan air ini diperkirakan tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

WRA dijadwalkan menggelar suatu rapat penanggulangan kemarau pada 22 Maret untuk merevisi kondisi penjatahan air tahap pertama ini dan membicarakan langkah-langkah berikutnya yang akan dilaksanakan andaikata situasi tidak membaik dalam pekan-pekan mendatang.