QR Code
 

Rangkul Pasar Muslim Taiwan Dirikan Halal Centre

2017-04-21
  • Rangkul Pasar Muslim  Taiwan Dirikan Halal Centre

    Rangkul Pasar Muslim Taiwan Dirikan Halal Centre

    Rangkul Pasar Muslim Taiwan Dirikan Halal Centre

(Taiwan, ROC) Jumlah penduduk Muslim dunia mencapai 1,6 milyar jiwa, Indonesia, salah satu negara yang menjadi target kebijakan arah selatan baru Taiwan memiliki penduduk Muslim sebanyak 220 juta jiwa, merupakan pangsa pasar Muslim terbesar dunia; Agar produsen Taiwan lebih dapat mengerti pangsa pasar Halal dan dapat memasarkan produknya maka Dewan Pengembangan Perdagangan Eksternal Taiwan (TAITRA) tanggal 21 April mendirikan Taiwan Halal Centre untuk membuka lembaran baru mempromosikan produk halal Taiwan.


Sekarang ini ada lebih dari 1,6 milyar penduduk Muslim di dunia, 60% diantaranya berdomisili di ASEAN, Timur Tengah dan kawasan Asia Selatan, dalam rangka pelaksanaan kebijakan arah selatan baru, Biro Perdagangan Luar Negeri MOEA menugaskan TAITRA membentuk “Taiwan Halal Center” yang hari Jumat (21/4) secara resmi dibuka bertempatkan di World Trade Center Hall 1 lantai 7 menghadirkan 25 perusahaan yang memproduksi produk telah mendapat sertifikat halal.

 

Wakil Menteri Ekonomi, Wang Mei-hua berharap dengan terbentuknya Pusat Halal Taiwan dapat mempromosikan produk halal dalam negeri ke dunia internasional, mensukseskan pembentukan lingkungan ramah Taiwan bagi kaum Muslim, meningkatkan citra produk halal Taiwan pada pangsa pasar Timur Tengah dan Asia Tenggara dan membantu memperluas pasar produk halal Taiwan ke luar negeri. Wang Mei-hua mengatakan, “Saya baru mengerti ada hotel yang menyediakan sajadah sebagai perlengkapan mereka sholat, ini adalah hal yang sangat penting seperti halnya kalau anda dan teman anda memiliki kebudayaan yang berbeda, bagaimana anda dapat menyediakan lingkungan yang baik agar dia merasa dihormati dan nyaman serta merasakan keramahan.”

 

TAITRA juga mengungkapkan, seiring dengan perkembangan pariwisata, semakin banyak wisatawan Muslim yang datang berwisata ke Taiwan, berhubung dalam hal makanan, minuman, kehidupan dan lainnya harus sesuai dengan ajaran agama Islam, menggunakan produk yang telah mendapatkan sertifikat halal, untuk itu berupaya memberikan kemudahan untuk mendapatkan produk halal dan menciptakan lingkungan serta tempat tinggal yang ramah bagi kaum Muslim sebagai salah satu pekerjaan penting dalam mencanangkan kebijakan arah ke selatan baru.

 

TAITRA juga menyampaikan, karena meningkatnya imigran baru di Taiwan begitu pula dengan Tenaga Kerja Asing, saat ini ada sekitar 500 ribu umat Muslim di Taiwan, dilihat dari kebutuhan pangsa pasar Muslim baik dalam maupun luar negeri diperlukan adanya perkembangan fasilitas.