QR Code

Taiwan – Burkina Faso Putus Hubungan Diplomatik Presiden : Tidak Toleran Lagi

2018-05-24
  • Taiwan – Burkina Faso Putus Hubungan Diplomatik  Presiden : Tidak Toleran Lagi

    Taiwan – Burkina Faso Putus Hubungan Diplomatik Presiden : Tidak Toleran Lagi

    Taiwan – Burkina Faso Putus Hubungan Diplomatik Presiden : Tidak Toleran Lagi

(Taiwan, ROC)--  Burkina Faso, negara di Benua Afrika mengumumkan putus hubungan dengan Taiwan, Presiden Tsai Ing-wen tanggal 24 Mei malam memberikan pidato kenegeraan penting. Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, berbagai tindakan Daratan Tiongkok yang bertentangan dengan kedaulatan Taiwan sudah mencapai batas garis bawah Taiwan, kami tidak akan mengalah malah semakin bertekad hati untuk terus mengarah ke dunia internasional. Kepala Negara kembali menegaskan kalau Taiwan tidak akan bersaing diplomasi uang dengan Daratan Tiongkok melainkan membantu negara sahabat diplomatik dalam berbagai hal dengan sekuat tenaga.

 

Setelah Burkina Faso memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan, Presiden Tsai Ing-wen tanggal 24 Mei 2018 malam bersama dengan rombongan yang terdiri dari Sekjend Istana Presiden, Chen Chu, Perdana Menteri William Lai, Sekjen Dewan Pertahanan Nasional, David Tawei Lee, Menteri Luar Negeri Joseph Wu dan Kepala Dewan Urusan Daratan Tiongkok Chen Ming-tong hadir dalam pidato penting Istana Presiden.

 

Kepala Negara menyampaikan, belakangan ini Daratan Tiongkok melakukan rangkaian tindakan menekan hubungan luar negeri Taiwan, terlihat jelas kalau Daratan Tiongkok tidak tenang dan kurang rasa percaya diri. Ketidaktenangan dan ketidakyakinan diri ini dikarenakan Taiwan bersama Amerika Serikat dan negara-negara yang memiliki gagasan sama mengembangkan kemitraan subtantif dalam ekonomi dan keamanan.

 

Pemimpin Negara mengemukakan, tekanan dari Daratan Tiongkk entah itu terhadap pesawat militer yang melintasi Taiwan, sahabat diplomatic, memaksa pelaku bisnis internasional untuk merubah sebutan negara kita, partisipasi Taiwan dalam organisasi internasional termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan pada kegiatan gambar anak-anak di negara lainpun juga mendapat gangguan politik keras. Tindakan yang semakin kasar dan keterlaluan semakin mengundang antipasti internasional, juga memperkuat dukungan mereka pada Taiwan. seperti kali ini Taiwan di WHA mendapat dukungan suara paling banyak, ini merupakan bukti jelas.

 

Presiden Tsai Ing-wen menegaskan “kami tidak akan toleran lagi”Taiwan akan semakin bertekad hati terus berjalan mengarah ke dunia internaisonal. Presiden mengatakan, “Saya ingin menyampaikan pada seluruh penduduk Taiwan, tindakan yang bertentangan dengan kedaulatan negara yang dilakukan Daratan Tiongkok sudah mencapai batas garis bawah Taiwan, kami tidak bisa toleran lagi, malah semakin bertekad hati meneruskan berjalan ke arah global, terus bersama dengan negara yang memiliki gagasan sama untuk membangun kemitraan yang lebih subtantif dalam ekonomi dan keamanan, meraih dukungan dan pengakuan internasional.

 

Presiden menyampaikan, ia juga ingin memperingati pemerintah Daratan Tiongkok, tindakan-tindakan ini tidak membantu hubungan Antar Selat Taiwan, tidak membantu citra Daratan Tiongkok di Internasional dan lebih tidak membantu menghilangkan kecurigaan masyarakat internasional terhadap Daratan Tiongkok.

 

Pemimpin Negara membeberkan, adanya perkembangan hubungan substantif Taiwan dan komitas internasional dalam berbagai aspek maka sudah dapat diperkiraan akan tekanan Daratan Tiongkok pada partisipasi Taiwan di dunia internasional. Kami bersyukur dan berterima kasih atas hubungan internasional dengan Taiwan yang selama ini terus berkembang dan mendalam, serta menjanjikan kalau hubungan subtantif ini hanya akan teurs berkembang kuat dan tidak akan pernah menyusut. Presiden juga menegaskan kalau Taiwan tidak akan bersaing diplomasi uang dengan Daratan Tiongkok melainkan Taiwan akan bertekad dan berdiri bersama dengan sahabat diplomatik, masyarakat Taiwan dengan tulu berterima kasih dan pasti akan berupaya sekuat tenaga untuk membantu mereka dalam segala hal.

 

Presiden Tsai Ing-wen menyampaikan, Daratan Tiongkok memainkan diplomasi uang, menjanjikan akan memberikan dana dalam jumlah sangat besar demi menarik hubungan dengan banyak negara, cara seperti ini menimbulkan ketidakpuasan dan kecurigaan masyarakat internasional. Daratan Tiongkok menekan Taiwan hanya membuat hubungan Taiwan dengan masyarakat internasional semakin dekat.