QR Code

Sumbangsih Ekonomi Wisatawan ASEAN Terbatas

2017-05-19
  • Ketua TETO Jakarta Chen Zhong

    Ketua TETO Jakarta Chen Zhong

    Ketua TETO Jakarta Chen Zhong

(Taiwan, ROC) Besok tanggal 20 Mei adalah hari inagurasi Tsai Ing-wen genap setahun menjabat sebagai presiden, namun dilihat dari bidang pariwisata dalam satu tahun ini wisatawan Asia Tenggara yang datang berwisata ke Taiwan sejak pemerintah mencanangkan kebijakan mengarah selatan baru memperlihatkan “perbandingan” perkembangan yang signifikan meskipun belum sebanding dengan pengurangan wisatawan Daratan Tiongkok yang berkurang drastis selama setengah tahun terakhir ini, ditambah dengan daya konsumsi yang tidak sekuat wisatawan Daratan Tiongkok sehingga sumbangsih bagi perekonomian Taiwan sangat terbatas untuk itu para pengusaha bidang pariwisata meminta pemerintah untuk memikirkan kembali kebijakan ini.

Sejak Tsai Ing-wen menjabat sebagai presiden, beliau berupaya keras mencanangkan kebijakan arah selatan baru, selain terus memberikan pelonggaran visa bagi negara-negara ASEAN dan Asia Selatan juga memberikan banyak fasilitas lain bagi wisatawan yang datang.

 

Namun juru bicara “Komite Keamanan Pariwisata” Asosiasi Jaminan Kualitas Industri Pariwisata Republik Tiongkok, Lian Yu-qing ketika diwawancarai menyampaikan, meskipun wisatawan ASEAN yang datang ke Taiwan meningkat namun peningkatan jumlah wisatawan secara keseluruhan tidak sebanding dengan pengurangan drastis wisatawan Daratan Tiongkok. Sebagai contohnya untuk satu bulan lalu yaitu bulan April jumlah wisatawan terbanyak yang datang ke Taiwan tetap seperti dulu yaitu Daratan Tiongkok. Lian Yu-qing mengatakan, “Dilihat dari perbandingan memang ada peningkatan. Sebenarnya dalam jumlah wisatawan yang datang yang menduduki urutan pertama tetap mereka, sampai bulan April, Wisatawan Daratan Tiongkok sudah menurun sebanyak 61%, namun mereka masih tetap berada diurutan pertama, jumlahnya 150 ribu orang; dari kawasan lain, di urutan kedua adalah Jepang, ke tiga adalah Hongkong dan Macau, ke empat adalah Korea. Jadi memang ada perkembangan tetapi dari jumlah orangnya tidak sebanyak itu.”

 

Lian Yu-qing lebih lanjut menyampaikan, jumlah negara yang menjadi target kebijakan arah selatan baru tidak sebanyak jumlah wisatawan Daratan Tiongkok, untuk kemampuan konsumsi juga jauh di bawah wisatawan Daratan Tiongkok karena harga barang dan gaji negara ASEAN lebih rendah dibandingkan Taiwan, untuk itu kemampuan konsumsi wisatawan yang datang ke Taiwan tidak tinggi, berbeda dengan wisatawan Daratan Tiongkok untuk itu sumbangsih wisatawan ASEAN pada perekonomian Taiwan lebih terbatas.