QR Code
 

Reformasi Dana Pensiun Presiden : Selesaikan Tumpukan Masalah Puluhan Tahun

2017-05-19
  • Presiden Tsai Ing Wen

    Presiden Tsai Ing Wen

    Presiden Tsai Ing-wen

(Taiwan, ROC) Presiden Tsai Ing-wen hari Jumat (19/5) pagi bertemu dengan rombongan “Media Asing kembali ke tanah air 2017” ketika membicarakan restrukturisasi ekonomi Presiden menyampaikan, selama satu tahun ini investasi pemerintah berupaya meningkatkan perekonomian negara, transformasi energi dan pembaruan infrastruktur, seperti sekarang ini berbagai indikator ekonomi Taiwan memperlihatkan kemajuan, banyak perusahaan ternama internasional yang bersedia menanamkan modalnya di Taiwan. Namun Kepala Negara mengemukakan, dari sudaut pandang masyarakat ia juga sangat jelas kalau ini masih belum cukup . sekarang program perencanaan industri “5 plus 2” terus digalakkan, mempromosikan “dasar infrastruktur”, pemerintah berharap dengan menggunakan masa pemulihan iklim ekonomi Taiwan dapat membentuk dasar bersaing di masa mendatang.

 

Pada “Keamanan Jaringan Sosial” Pemimpin negara mengungkapkan, selain memajukan perumahan social sebagai target, revisi amandemen perawatan jangka panjang 2.0, memastikan sumber keuangan, peraturan terkait reformasi dana pensiun dan lainnya juga akan dimasukkan dalam tahapan pemeriksaan agar generasi mendatang tidak perlu merasa khawatir dengan kehidupan setelah mereka pensiun, ini semua sangat berarti.

 

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya tahu diluaran banyak orang yang mengkritik, merasa reformasi terlalu lamban, capaian tidak cukup besar, namun saya ingin ingatkan, dana pensiun mencakup hak setiap orang, memang sebenarnya reformasi sangat, sangat komplikasi dan sulit. Menggunakan waktu satu tahun untuk menyelesaikan masalah yang sudah ditumpuk selama puluhan tahun, saya rasa ini semua sangat berarti.”

 

Dalam hal keadilan sosial, Presiden menyampaikan, ia sudah mewakili pemerintah untuk menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat aborigin, istana presiden juga telah membentuk tim kerja untuk melanjutkan pelaksanaan transisi. Pada bagian reformasi peradilan, meskipun terdapat perbedaan pandangan saat berlangsungnya pertemuan, namun pemerintah akan tetap bersikeras, tidak akan bekerja setengah-setengah.

 

Terakhir Presiden menekankan ia akan tetap bersikeras dan tidak akan menyerah, tugas utama pemerintah adalah menwujudkan cita-cita dan nilai pemerintah berkuasa dalam kebijakan dan perencanaan. Satu tahun kedepan merupakan masa implementasi target pemerintah.