QR Code

PM Lai: Kenaikan Gaji PNS Diharapkan Mampu Dongkrak Iklim Perekonomian

2017-09-13
  • Perdana Menteri William Lai

    Perdana Menteri William Lai

    Perdana Menteri William Lai

(Taiwan, ROC) – Yuan Eksekutif pada hari Selasa malam tanggal 12 September mengumumkan adanya kenaikan gaji bagi para pegawai negeri sipil, anggota militer dan juga para guru sebesar 3%. Kenaikan gaji bagi para PNS tersebut adalah yang pertama kalinya dilakukan, sejak kenaikan terakhir kali di tahun 2011.

 

Perdana Menteri William Lai pada hari Rabu tanggal 13 September, saat melakukan sidak ke kota Keelung guna memastikan tugas pencegahan dan penanggulangan bencana, menyampaikan kepada pihak media bahwa hal yang menjadi sorotan publik dalam masalah kenaikan gaji yang akan segera diberlakukan adalah pengaruh yang diharapkan mampu mendorong jalannya roda perekonomian dalam negeri.

 

William Lai mengatakan, “Kebijakan ini juga baru diambil usai melakukan berbagai diskusi lintas kementrian dan instansi yang dilakukan oleh Yuan Eksekutif. Hal ini dimaksudkan dengan adanya kenaikan gaji bagi para PNS sebesar 3% tersebut mampu meningkatkan gairah perekonomian dalam negeri, selain itu juga dimaksudkan untuk merangsang para perusahaan swasta untuk dapat turut menaikkan gaji karyawannya, meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong jalannya roda perekonomian.”

 

Berkenaan dengan mantan Perdana Menteri Lin Chuan yang sebelumnya diberitakan memutuskan untuk tidak menaikkan gaji PNS bulan Juli silam, banyak pihak media yang mempertanyakan apakah dirinya sendiri yang mengajukan usul untuk menaikkan gaji bagi kalangan PNS langsung kepada Presiden Tsai Ing-wen. William Lai menjelaskan bahwa sejak dirinya menjabat sebagai Perdana Menteri, maka kebijakan untuk menaikkan gaji PNS adalah salah satu tugas penting yang harus dituntaskan, selain itu kebijakan ini juga telah didiskusikan dengan pihak Yuan Legislatif, juga telah mendapat dukungan dari Lin Chuan.

 

Juru Bicara Yuan Eksekutif Hsu Guo-yung saat ditanya oleh pihak media menjelaskan bahwa pada bulan Mei tahun ini, indeks bursa saham Taiwan mampu mencapai angka 10 ribu poin, walau masih belum dikatakan stabil, namun telah mampu menunjukkan adanya pertumbuhan dalam bidang perekonomian, sehingga usai melakukan peninjauan dari berbagai pihak, maka baru diputuskan adanya kebijakan kenaikan gaji bagi para PNS. Hingga saat ini, indeks bursa saham Taiwan mampu bertahan selama 65 hari berturut di atas angka 10 ribu poin, selain itu adanya usul dari serikat perusahaan pada akhir bulan Agustus bagi pemerintah untuk memulai langkah menaikkan gaji bagi para PNS, maka perusahaan swasta lainnya juga akan turut serta mengikuti langkah pemerintah dalam hal pemberian upah gaji kepada karyawannya. Dengan beragam informasi yang diterima oleh pihak Yuan Eksekutif, maka setelah diteliti dan dikalkulasikan secara total, maka angka prosentase kenaikan gaji ditetapkan pada angka 3%.

 

Sehubungan dengan isu rumor apakah kebijakan kenaikan gaji bagi para PNS dimaksudkan untuk mengurangi sikap antipati masyarakat terhadap program reformasi dana pensiun? Hsu Guo-yung menjelaskan bahwa kebijakan kenaikan gaji tidak ada hubungannya dengan masalah reformasi dana pensiun, juga tidak ada hubungannya dengan isu untuk menarik perhatian pubklik terkait pemilu daerah yang akan digelar pada tahun 2018.