QR Code

Terima Kunjungan NCAFP, Presiden Perdalam Hubungan Taiwan-Amerika

2017-12-07
  • Terima Kunjungan NCAFP, Presiden Perdalam Hubungan Taiwan-Amerika

    Terima Kunjungan NCAFP, Presiden Perdalam Hubungan Taiwan-Amerika

    Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada hari ini di Kantor Kepresidenan menyambut kedatangan rombongan Komite Nasional Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat (NCAFP). (Foto:CNA)

(Taiwan, ROC) – Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) pada hari ini di Kantor Kepresidenan menyambut kedatangan rombongan Komite Nasional Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat (NCAFP). Kepala Negara pertama-tama berterima kasih atas dukungan NCAFP atas hubungan Taiwan-Amerika dan menyampaikan bahwa Taiwan terus proaktif ikut serta dalam kegiatan yang bersifat regional, juga berharap dapat bersama-sama negara-negara di regional menjaga kedamaian dan stabilitas. Presiden mengatakan, selama 1 tahun terakhir, Taiwan berusaha keras bersama dengan negara yang mempunyai konsep serupa dan negara tetangga, bersama membangun kemakmuran. Sejak dipromosikan Kebijakan Baru ke Arah Selatan (NSBP) pada tahun lalu, hubungan perdagangan, pariwisata dan masyarakat Taiwan dengan negara-negara kawasan ini, menunjukkan peningkatan

Kepala Negara mengatakan, kami tak hentinya melakukan reformasi militer. Pesawat patroli Locheed P-3C telah bergabung dalam militer kita. Tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga mencegah datangnya ancaman kapal selam untuk melindungi negeri. Selain itu, rencana pembuatan peralatan tempur dalam negeri juga berjalan sesuai rencana.

Kepala Negara menekankan, Taiwan akan terus berusaha bersama Amerika untuk menjaga perdamaian stabilitas regional. Pemerintah juga akan menambah anggaran pertanahan untuk mendukung pembelian persenjataan besar.

Presiden mengatakan, “Kami juga berterima kasih pada pemerintahan Donald Trump yang pada Juni tahun ini mengumumkan menjual peralatan militer pada Taiwan, menunjukkan dukungan terhadap hukum hubungan Taiwan. Untuk semakin memperkuat pertahanan Taiwan, kedepannya kami juga akan menambah anggaran pertahanan untuk mendukung pembelian persenjataan berat.”

Presiden mengatakan, Taiwan tidak hanya rekan yang dapat dipercaya, juga adalah anggota yang bertanggung jawab bagi dunia. Dikarenakan Presiden Amerika Donald Trump pada bulan sebelumnya telah selesai perjalanan Asianya, Presiden juga menantikan komentar dari para negara yang dikunjungi tentang pengawasan atas perkembangan hubungan Taiwan-Amerika, bersama-sama membahas agar hubungan Taiwan-Amerika dapat lebih mendalam, lebih erat.