QR Code

Presiden Mendorong Pentingnya Kampanye Donor Darah

2018-01-13
  • Presiden Mendorong Pentingnya Kampanye Donor Darah

    Presiden Mendorong Pentingnya Kampanye Donor Darah

    Presiden Mendorong Pentingnya Kampanye Donor Darah

(Taiwan/ROC) --- Akibat udara dingin dan wabah flu yang menyebabkan suplai persediaan darah berkurang, sedangkan permintaan akan penggunaan darah meningkat. Untuk menanggulangi permasalahan ini, Yayasan Donor Darah mengadakan kampanye yang bertajuk “Bulan Donor Darah”. Kampanye ini secara aktif mendorong masyarakat luas untuk mendonorkan darah sebelum perayaan Tahun Baru Imlek mendatang. Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) melalui surat terbuka meminta kepada masyarakat untuk mendonorkan darah. Mengingat permintaan akan penggunaan darah meningkat semasa musim dingin. Ia menambahkan kegiatan ini penting dilakukan, untuk memberikan harapan hidup bagi mereka yang membutuhkan.

 

Wei Sheng-tang (魏昇堂) merupakan Ketua Yayasan Donor Darah mengemukakan bahwa setiap tahunnya sebelum menjelang Tahun Baru Imlek, suplai persediaan darah menurun secara signifikan. Hal ini dikarenakan beberapa faktor, meliputi cuaca dingin, banyaknya warga yang berwisata keluar negeri dan sibuk mempersiapkan Tahun Baru Imlek. Keadaan ini ditambah dengan epidemi flu yang baru-baru ini terjadi, mengakibatkan suplai persediaan darah berkurang. Semenjak Januari 2018 hingga hari ini, puluhan ribu kantong darah telah dipergunakan. Ia juga menghimbau kepada masyarakat luas untuk dapat mendonorkan darah, sehingga persediaan kantong darah selama liburan Tahun Baru Imlek dapat tercukupi. Wei Sheng-tang mengatakan, “Darah yang Anda donorkan, merupakan harapan bagi sang penerima. Masih banyak pasien yang membutuhkan pertolongan Anda dan diharapkan masyarakat dapat tergugah hatinya. Marilah bagi kita bersama-sama mendonorkan darah sebelum perayaan Tahun Baru Imlek tiba. Target yang akan kami capai untuk menjaga kestabilan selama liburan Tahun Baru Imlek adalah meningkatkan suplai kantong darah selama 10 hari. Saat ini, suplai persediaan yang ada hanya dapat bertahan 5 hari. Dan bahkan untuk persediaan di hari kerja juga dirasa kurang.”

 

Sebulan menyambut datangnya Tahun Baru Imlek, Yayasan Donor Darah menggelar kampanye yang bertajuk “Bulan Donor Darah”. Tema yang dipilih kali ini adalah “Darah yang Anda donorkan merupakan harapan bagi sang penerima”. Kepala Negara melalui surat terbuka juga menghimbau masyarakat untuk segera menanggapi kampanye dari yayasan tersebut. Presiden Tsai Ing-wen mengemukakan bahwa donor darah di Taiwan berjumlah 7,5% dan merupakan jumlah terbanyak di dunia. Prestasi yang membanggakan ini, bukan lain dikarenakan meratanya pemikiran masyarakat akan pentingnya membantu orang lain, salah satunya dengan mendonorkan darah. Prestasi ini selain mampu menyongsong nama Taiwan ke panggung internasional, juga dirasa dapat menjadi sosok yang mampu memberikan pertukaran pengalaman dan kelas pelatihan secara global. Taiwan berhasil didaulat sebagai tuan rumah untuk “2018 APEC Blood Supply Policy Forum”. Dengan adanya forum ini, maka Taiwan dapat bersama-sama belajar dan membagikan pengalaman berharga kepada Dunia Internasional.

 

Kepala Negara melanjutkan bahwa liburan musim dingin dan Tahun Baru Imlek akan segera tiba, pasokan dari suplai kantong darah di setiap daerah turun dan ditakutkan tidak mampu mencukupi permintaan yang ada. Ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama pemuda-pemuda untuk mendonorkan darahnya. Dengan sumbangan kantong darah tersebut, mampu memberikan harapan hidup bagi pasien yang membutuhkan dan tentunya akan memberikan kehangatan tersendiri di tengah menusuknya udara di musim dingin.