QR Code

Larangan penggunaan plastik di era baru, pemakaian sedotan plastik dilarang disediakan di restoran

2018-02-13
  • tahun 2030 seluruh Taiwan diberlakukan Larangan pemakaian sedotan

    tahun 2030 seluruh Taiwan diberlakukan Larangan pemakaian sedotan

    Ketua EPA Lee Ying-yuan merilis program penanganan limbah laut Taiwan

(Taiwan, ROC) Produksi plastik menjadi limbah bagi samudra, Badan Perlindungan Lingkungan(EPA) pada bulan Juli tahun lalu bersama lembaga sosial masyarakat sepakat membentuk platform penanganan limbah laut, setelah menjalani rapat pembahasan selama 6 bulan yang digelar oleh pemerintah dan lembaga sosial masyarakat, pada hari Selasa ini tanggal 13 Februari 2018 mengusulkan "rencana aksi untuk pengelolaan limbah laut”. Perwakilan lembaga sosial masyarakat Chen Lee-shen(陳立信) mengatakan, beberapa kali saat melakukan aksi pembersihan sampah laut dan pantai ditemukan tas plastik, peralatan makan sekali pakai, sedotan plastik, gelas sekali pakai dengan jumlah yang sangat banyak dan mengotori lautan dan pantai, sehubungan dengan adanya perencanaan untuk membatasi penggunaan peralatan berbahan plastik, maka Chen Lee-shen mengatakan, maka akan kembali melakukan perencanaan kerjasama selama 12 tahun antara lembaga sosial dengan pemerintah mengatasi sampah plastik.

 

Ketua EPA Lee Ying-yuan(李應元) mengemukakan, sedotan plastik termasuk produk yang baru dibatasi, untuk penggunaannya akan dibatasi dan diberlakukan pada tahun 2019, pihak pelaku usaha makanan dan minuman yang disajikan di rumah makan atau restoran tidak akan memberikan sedotan plastik, hingga di tahun 2020 seluruh pelaku usaha makanan minuman akan berhenti menyediakan sedotan plastik.

Lee Ying-yuan mengatakan, “ berharap tahun depan, dimulai pada tahun 2019, dengan standar yang ditetapkan, termasuk untuk pelaku usaha makanan minuman berantai, saat penyajian minuman di restoran tidak lagi menggunakan sedotan sekali pakai, bisa menggunakan sedotan besi, atau bahkan sama sekali tidak menggunakan sedotan, diminum langsung juga bisa; kami mengharapkan agar tahun 2030 tidak ada lagi pemakaian tas plastik secara menyeluruh.”

  

Berdasarkan program yang direncanakan, dimulai pada tahun 2020, semua pelaku usaha yang menggunakan struk pembelian teregister akan dibatasi penyediaan tas plastik yang dijual untuk konsumen, bagi pelaku usaha yang tercatat dalam pembatasan ini maka saat menyajikan makanan minuman kepada konsumen dalam toko usahanya tidak diperbolehkan menggunakan peralatan sekali pakai, termasuk juga sedotan plastik, secara bersamaan juga akan menerapkan pemberian bonus bagi konsumen yang menyiapkan wadah minuman sendiri. Dimulai tahun 2025 secara menyeluruh 4 jenis produk berbahan plastik yang dilarang untuk digunakan, termasuk sebagian pelaku usaha makanan minuman yang dibungkus juga tidak diijinkan; tahun 2030 mulai berlaku secara menyeluruh dilarang menggunakan produk peralatan makanan berbahan plastik.