QR Code

MOFA: Surat Pernyataan Duka Cita PM Sinzo Abe Sempat Sebut Gelar Jabatan Presiden Tsai Ing-wen

2018-02-14
  • MOFA: Surat Pernyataan Duka Cita PM Sinzo Abe Sempat Sebut Gelar Jabatan Presiden Tsai Ing-wen

    MOFA: Surat Pernyataan Duka Cita PM Sinzo Abe Sempat Sebut Gelar Jabatan Presiden Tsai Ing-wen

    MOFA: Surat Pernyataan Duka Cita PM Sinzo Abe Sempat Sebut Gelar Jabatan Presiden Tsai Ing-wen

        (Taiwan, ROC) – Sehubungan dengan adanya pemberitaan mengenai dihapusnya sebutan Presiden untuk Presiden Tsai Ing-wen dalam situs resmi Perdana Menteri Sinzo Abe, terkait surat yang disampaikan oleh PM Sinzo Abe untuk pernyataan turut berduka cita atas musibah bencana gempa bumi Hualien, pihak Kementrian Luar Negeri atau MOFA pada hari Rabu tanggal 14 Februari menyampaikan bahwa usai bencana gempa Hualien, PM Jepang Sinzo Abe telah mengirimkan surat pernyataan duka cita kepada Presiden Tsai Ing-wen. Selain itu PM Sinzo Abe juga menyatakan akan memberikan bantuan semaksimal mungkin kepada Taiwan terkait penanggulangan bencana gempa. Pihak MOFA menegaskan bahwa dalam surat tersebut, secara jelas menyebutkan Tsai Ing-wen dengan sebutan Presiden. Tidak saja demikian, Menteri Luar Negeri Jepang Taro KONO juga telah mengirimkan surat kepada Menteri Luar Negeri David Lee Da-wei, dan menggunakan sebutan jabatan Menteri Luar Negeri terhadap David Lee Da-wei.

        Berkaitan dengan penghapusan sebutan gelar jabatan dalam situs milik Perdana Menteri Jepang, yang disinyalir dikarenakan mendapatkan tekanan dari pihak Daratan Tiongkok, MOFA menjelaskan bahwa pihaknya tidak perlu melakukan prediksi alasan di balik penghapusan tersebut, selain itu juga tidak akan mewakili pihak pemerintah Jepang untuk menjelaskan alasan kepada pihak khalayak umum.

        Pihak MOFA sekali lagi menegaskan guna mampu memberikan bantuan pertolongan kepada para korban pasca gempa berlangsung 72 jam, pemerintah Jepang segera mengirimkan tim regu penolong ke kawasan gempa di Hualien. Bantuan tersebut juga menunjukkan hubungan kolaborasi yang kuat antara Jepang dengan Taiwan.

       Sehubungan dengan masalah penghapusan gelar jabatan yang sebelumnya tertera dalam situs resmi tersebut, Sekretaris Jendral Kabinet Yoshihide SUGA, pada hari Selasa tanggal 13 Februari membenarkan adanya penghapusan gelar jabatan, dan menjelaskan bahwa penghapusan tersebut bukan karena adanya tekanan dari pihak Daratan Tiongkok.

        Dalam jumpa pers, Yoshihide SUGA menyampaikan bahwa penghapusan gelar jabatan dilakukan karena surat yang disampaikan oleh PM Sinzo Abe adalah untuk seluruh masyarakat Taiwan, sehingga akan lebih memudahkan pihak pemerintah Jepang saat memberikan informasi selanjutnya, dan hal ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan isu tentang adanya tekanan yang diberikan oleh pihak Daratan Tiongkok.

        Merujuk kepada berbagai informasi yang didapatkan dari pejabat pemerintahan di Jepang, pada hari Kamis tanggal 8 Februari yang lalu, Perdana Menteri Sinzo Abe memang merilis sebuah surat pernyataan turut berduka cita kepada Presiden Tsai Ing-wen, atas musibah gempa Hualien di dalam situs resminya, namun selanjutnya memang tulisan “Presiden Tsai Ing-wen” dihapus dari situs terkait.