QR Code

Yeh Juinn-rong: usulan undang-undang pencegahan pelecehan seksual akan diprioritaskan

2018-03-12
  • Mendagri Yeh Juinn-rong

    Mendagri Yeh Juinn-rong

    Kemendagri sangat setuju dengan kesetaraan gender, pihaknya akan terus memperjuangkan dan mengimplementasikan secara nyata.

(Taiwan, ROC)  Kaum perempuan menggelar aktivitas “Me Too”, menjadi sasaran pelecehan seksual maupun korban pemerkosaan, baru-baru ini aktivitas ini semakin marak dibicarakan oleh masyarakat di berbagai negara, salah seorang atlet wanita Taiwan juga menuntut pelatihnya, pada masa 15 tahun yang lalu mengalami kasus pelecehan seksual dan menyampaikan kejadian yang dialaminya kepada Dinas Pendidikan untuk mengajukan tuntutan.

Anggota Legislator partai KMT, Huang Chao-shun黃昭順 pada hari Senin ini tanggal 12 Maret 2018 dalam sidang interpelasi menyampaikan, anggota kaukus partai KMT sementara ini telah menggelar konferensi pers pada hari wanita (Women's Day), mengimbau Kemendagri untuk mengusulkan draf undang-undang pencegahan pelecehan seksual, ia mempertanyakan apakah sebelum peringatan hari ibu dapat mengusulkan rancangan undang-undang ini.

  

Mendagri Yeh Jiunn-rong mengatakan, kemendagri pada tanggal 8 Maret saat peringatan hari wanita, secara khusus memonitor perkembangan draf udang-undang, kemendagri pasti akan menyampaikan rancangan ini kepada Yuan Legislatif untuk dilakukan peninjauan sebelum hari ibu, dan dimasukkan sebagai rancangan yang diprioritaskan.

  

Yeh Jiunn-rong (葉俊榮) mengatakan, “menanggapi undang-undang penanggulangan tindakan pelecehan, di masa lalu dalam beberapa periode kami telah mengupayakan, dipastikan sebelum hari ibu, rancangan ketentuan ini akan kami sampaikan, dijadikan sebagai rancangan aturan yang diprioritaskan.”

Yeh Jiunn-rong menekankan, Kemendagri sangat setuju dengan kesetaraan gender, pihaknya akan terus memperjuangkan dan mengimplementasikan secara nyata.