QR Code

Keputusan Pencabutan Kartu Kuning UE untuk Taiwan Harus Menunggu 21 Maret 2018

2018-03-13
  • Keputusan Pencabutan Kartu Kuning UE untuk Taiwan Harus Menunggu 21 Maret 2018

    Keputusan Pencabutan Kartu Kuning UE untuk Taiwan Harus Menunggu 21 Maret 2018

    Keputusan Pencabutan Kartu Kuning UE untuk Taiwan Harus Menunggu 21 Maret 2018

(Taiwan/ROC) --- Terkait akan kartu kuning yang diberlakukan oleh Uni Eropa terhadap industri penangkapan ikan Taiwan di lepas pantai selama 2 tahun. Pada Selasa (13/3) hal ini akan diselidiki oleh para pimpinan yang setara dengan ketua dari organisasi pemerintah Taiwan. Proses penyidikan dan perbandingan ini akan berlangsung selama 9 hari. 21 Maret 2018 merupakan batas waktu terakhir, dan biasanya akan diserahkan kepada Dewan Pertanian untuk ditindaklanjuti.

 

Dirjen Perikanan yang berada di bawah naungan Dewan Pertanian mengemukakan bahwa kunjungan Uni Eropa ke Taiwan untuk menerapkan kartu kuning semenjak Oktober 2015 lalu, diperkirakan akan menghabiskan waktu selama 2 tahun setengah. Pertemuan ini akan dilakukan dalam 3 tingkat, dan akan didasarkan pada prosedur yang profesional dari anggota dan pimpinan Dirjen Perikanan. Selain itu, juga akan mengadakan pembahasan antara para petinggi Uni Eropa dengan Huang Hong-yan (黃鴻燕) selaku Ketua Dirjen Perikanan dan perundingan politik antara pejabat Uni Eropa dengan Kepala Dewan Pertanian Chen Ji-zhong (陳吉仲). Selain itu. Uni Eropa juga akan mengajukan survei di lapangan.

 

Dirjen Perikanan mengemukakan bahwa semenjak 13 Maret 2018 hingga 21 Maret 2018, Uni Eropa akan melakukan kunjungan untuk memberikan konfirmasi terkait dengan konkretnya reformasi perbaikan bagi industri penangkapan ikan Taiwan di lepas pantai. Hal ini tentu saja tidak hanya mencakup undang-undang dan peraturan semata, melainkan juga menyangkut akan penerapan kinerja secara nyata. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, terkait dengan berhasil atau tidaknya keputusan pertemuan ini, maka harus menunggu keputusan resmi yang akan dirilis pada 10 hari mendatang.

 

Organisasi internasional mengktirik industri perikanan Taiwan di lepas pantai yang berdasar atas hukum IUU (Program Internasional Penanggulangan Penangkapan Ikan Ilegal). Uni Eropa pada Oktober 2015 menerapkan kartu kuning kepada Taiwan dan memasukkan Taiwan sebagai salah satu dalam daftar negara yang tidak dapat bekerja sama dalam memberantas penangkapan ikan ilegal di lepas pantai

 

Dewan Pertanian selama 2 tahun terakhir telah berusaha untuk menerapkan prosedur perbaikan seperti yang dianjurkan oleh UE, meliputi komunikasi secara visual dan himbauan tertulis yang telah dilakukan secara signifikan. Pejabat Uni Eropa diketahui mengunjungi Taiwan setiap 1 semester guna untuk memastikan apakah ada perubahan.

 

Dirjen Perikanan menambahkan jika Taiwan mendapatkan kartu merah, maka kerugian yang akan diderita Taiwan akan bernilai sebanyak NT$ 7 miliar. Dan jika hal ini ditambah dengan ditutupnya integrasi perdagangan ke Amerika Serikat dan Jepang, kerugian yang diderita bisa mencapai NT$ 50 hingga NT$ 60 miliar.