QR Code

Kompetisi Robot Pintar Berlangsung di Taichung Agustus

2018-04-13
  • Kompetisi Robot Pintar Berlangsung di Taichung Agustus

    Kompetisi Robot Pintar Berlangsung di Taichung Agustus

    Kompetisi Robot Pintar Berlangsung di Taichung Agustus

(Taiwan, ROC) Kementerian Sains hari Jumat (13/4) menyelenggarakan penyerahan bendera “2018 FIRA Kompetisi Robot Cerdas” yang menandakan kompetisi robot memperebutkan piala dunia sudah dimulai, bersamaan dengan waktu itu Taiwan juga memperlihatkan kemampuannya dalam membuat robot cerdas.

 

Robot cerdas Taiwan sebenarnya sudah dimulai dari robot untuk industri yang ditransformasikan menjadi robot yang memberikan pelayanan dan yang terbaru sekarang adalah robot berbentuk manusia, selain bisa menarik masih bisa tinju, jalan dan lebih menarik lagi dalam pertandingan “robot cerdas” beberapa tahun terakhir ini juga melakukan pertandingan sepak bola dan marathon yang mana ini menjadi tantangan bagi ketrampilan dan kemampuan dari tim peserta.

 

Kementerian Sain berhasil meraih penyelenggaran “2018 FIRA Kompetisi Robot Cerdas” yang menarik perhatian dunia, tahun ini akan berlangsung di Taichung pada tanggal 6 hingga 11 Agustus, Menteri Sains, Chen Liang-qi, hari Jumat (13/4) dari tangan ketua FIRA, Jacky Baltes menerima bendera FIRA sebagai symbol dimulainya pertandingan ini, diharapkan Taiwan dapat menampilkan kemahirannya membuat robot Taiwan.

 

Chen Liang-qi mengatakan, “Berharap bisa menjalani pelatihan melalui prosedur ini, diharapkan melalui perpaduan dengan kecerdasan buatan yang tengah kami promosikan, dan Taichung dapat menunjukkan keunggulan kekuatan mesin cerdas setempat pada peserta kompetisi ini.”

 

Ketua Central Taiwan Science Park, Chen Ming-huan mengemukakan, Central Taiwan Science Park adalah basis industry mesin pintar Taiwan, beberapa waktu ini juga mempromosikan kebijakan pembuatan Robot AI yang akan memadukan dunia pendidikan, investasi, pelatihan tenaga berbakat. Chen Ming-huan mengatakan, di Central Taiwan Science Park mulai SMP, SMA hingga universitas semua menggunakan sistem robot tanpa orang, jumlah kumulatif pelatihan insinyur AI dan robot profesional telah melebihi 3.000 dan untuk masyarakat yang turut berpartisipasi juga telah melampaui 6.000 orang dan ini masih akan terus dikembangkan.

 

Kementerian Sain mengemukakan, melalui kompetisi robot internasional diharapkan dapat memberikan peluang bagi pengembangan robot pintar yang sekaligus juga membuka peluang bagi industry Taiwan.