QR Code

Presiden: Kunjungan Diplomatik dapat Memberikan Ruang dan Peluang Bagi Taiwan

2018-04-17
  • Presiden: Kunjungan Diplomatik dapat Memberikan Ruang dan Peluang Bagi Taiwan

    Presiden: Kunjungan Diplomatik dapat Memberikan Ruang dan Peluang Bagi Taiwan

    Presiden: Kunjungan Diplomatik dapat Memberikan Ruang dan Peluang Bagi Taiwan

(Taiwan/ROC) --- Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文) melakukan kunjungan kenegaraan ke Swaziland, Afrika pada Selasa (17/4). Sesaat sebelum berangkat, Kepala Negara sempat mengutarakan bahwa Taiwan merupakan bagian dari Dunia Internasional dan dengan melakukan kunjungan kenegaraan akan dapat memberikan lebih banyak ruang dan kesempatan bagi Taiwan sendiri. Presiden Tsai menekankan bahwa selama kunjungan berlangsung, Biro Pertahanan Nasional (NSB) akan secara ketat mengendalikan situasi di sekitar dan senantiasa melaporkan kepada pihak Presiden.

 

Kepala Negara pada Selasa (17/4) sesaat sebelum berangkat, sempat memberikan pidato singkat di Bandar Udara Internasional Taoyuan. Beliau mengemukakan bahwa pada seminggu yang lalu dirinya telah menangani pelbagai masalah dalam negeri dan sekarang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Swaziland, Afrika selama 5 hari 4 malam.

 

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Dengan melakukan kunjungan kenegaraan, maka akan dapat memberikan ruang dan peluang bagi Taiwan. Taiwan merupakan bagian dari Dunia Internasional. Kunjungan bilateral akan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masa depan Taiwan. Sekarang kita harus berjuang demi hubungan diplomatik kita”.

 

Kepala Negara mengemukakan bahwa kunjungan kali ini akan bersandar pada prinsip “1 Hati dan Kokoh”, yakni 2 negara bersatu padu membentuk hubungan persahabatan yang kokoh. Kunjungan bilateral kali ini akan memiliki 2 tugas penting. Yang pertama adalah peringatan 50 tahun berdirinya Swaziland, yang mana juga merupakan hari ulang tahun ke 50 bagi Raja Swaziland, Mswati III. Presiden Tsai diketahui juga akan menghadiri acara ulang tahun sang raja dan dilanjutkan dengan upacara peringatan hubungan diplomatik Taiwan Swaziland yang kini juga menginjak usia 50 tahun.

 

Presiden Tsai menambahkan bahwa ini merupakan perjalanan pertamanya ke Afrika semenjak ia menjabat sebagai Kepala Negara. Dan tugas kedua yang diembannya adalah untuk mengucapkan terima kasih kepada pihak luar yang selalu mendukung Taiwan untuk dapat tampil dalam panggung Dunia Internasional. Beliau yakin dan percaya bahwa di setiap kawasan di dunia, pasti terdapat warga Taiwan yang tengah berjuang.

 

Kepala Negara menekankan bahwa selama kunjungannya ke luar negeri, tim eksekutif dan NSB akan berada di dalam negeri dan akan memantau keadaan di kawasan sekitar. Segala reformasi dan konstruksi yang telah dicanangkan, akan dipromosikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

 

Presiden Tsai Ing-wen mengatakan, “Saya meminta kepada pihak NSB, selama saya melakukan kunjungan ke Swaziland, hendaknya dapat mengontrol situasi di kawasan sekitar Taiwan dengan baik dan senantiasa memberikan laporan serta mencanangkan pelbagai persiapan yang diperlukan ”.

 

Kepala Negara kembali menegaskan bahwa mempertahankan stabilitas perdamaian dan kemakmuran di Selat Taiwan merupakan kewajiban pemerintah. Beliau mengatakan bahwa pemerintah percaya dan bertekad untuk menjaga keamanan Taiwan, dan diharapkan masyarakat Taiwan untuk tenang.