QR Code

Senator AS Prihatin Paraguay Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Taiwan

2018-05-16
  • Juru Bicara MOFA, Andrew H. C. Lee

    Juru Bicara MOFA, Andrew H. C. Lee

    Juru Bicara MOFA, Andrew H. C. Lee

(Taiwan, ROC) -- Senator Federal Amerika Serikat, Marco Rubio mengkhawatirkan kalau Paraguay menjadi negara yang akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Kementerian Luar Negeri (MOFA) tanggal 16 Mei menyampaikan, akan terus berupaya memperkokoh hubungan dengan negara-negara sahabat diplomatic; saat ini hubungan persahabatan dengan Paraguay cukup stabil, kerjasama bilateral berjalan dengan lancar dan baik.

 

Tim Asia Pasifik, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat tanggal 15 Mei (waktu setempat) mengadakan rapat dengar terkait kepemimpinan AS di Asia Pasifik dengan mengundang asisten Urusan Asia Pasifik, Kementerian Pertahanan, Randall Schriver bersama dengan Wakil Sekretaris Urusan Asia Timur dan Pasifik-Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, Alex Wong. Marco Rubio mengemukakan, Panama dan Dominika berturut-turut memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan, ia mengkhawatirkan mungkin Paraguay menjadi negara berikutnya yang memutuskan hubungan diplomatic dengan Taiwan; ia meragukan apakah Amerika Serikat telah menyampaikan keprihatinannya Honduras, Guatemala, Paraguay dan negara-negara lainnya.
 

Alex Huang merespon, Amerika Serikat beranggapan kalau mempertahankan status quo sebagai kunci stabilitas Selat Taiwan dan memandang setiap perubahan yang diambil dalam hubungan diplomatik Taiwan sebagai perubahan status quo. Amerika Serikat dengan jelas menyampaikan posisinya pada negara-negara yang menjadi mitra begitu pula dengan Beijing.

 

Mengenai hal ini, juru bicara MOFA, Andrew H. C. Lee mengemukakan, saat ini hubungan persahabatan Taiwan dan Paraguay stabil, kerja sama dalam berbagai bidang berjalan dengan lancar, pertukaran dalam bidang budaya dan pendidikan juga cukup akrab.

Andrew H. C. Lee menyampaikan, pemerintah berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Amerika Serikat; Andrew H. C. Lee mengemukakan, Daratan Tiongkok terus berupaya mengeruk tembok pertahanan kita, menarik sahabat diplomatik kita bahkan membuat situasi di kawasan Asia Timur menjadi tidak aman.

 

Ia mengungkapkan, MOFA dan kantor perwakilan di luar negeri akan tetap terus memonitor perkembangan dan memantau informasi setempat serta terus memperkokoh persahabatan diplomatik, yang pasti tidak akan tunduk dengan tekanan dari Beijing, bahkan akan semakin agresif menjalankan “hubungan diplomatik” dengan prinsip saling menguntungkan dan memberikan kemakmuran, berupaya agar Taiwan mendapatkan posisi yang seharusnya dalam dunia internasional. Paraguay merupakan salah satu dari 19 negara dan satu-satunya negara di Benua Amerika Selatan yang memiliki hubungan diplomatik dengan Taiwan.