QR Code

CWB akan Meluncurkan Rambu Peringatan Suhu Panas

2018-06-14
  • CWB akan Meluncurkan Rambu Peringatan Suhu Panas

    CWB akan Meluncurkan Rambu Peringatan Suhu Panas

    CWB akan Meluncurkan Rambu Peringatan Suhu Panas

(Taiwan/ROC) --- Musim panas di Taiwan terpantau terik dan panas, tidak sedikit insiden yang terjadi dikarenakan suhu udara yang terlalu tinggi. Biro Klimatologi Sentral (CWB), Biro Kesehatan Nasional (HPA) dan Biro Pengendalian Penyakit (CDC) bekerja sama untuk melakukan tindakan pencegahan akibat serangan suhu panas. CWB pada Kamis (14/6) mengumumkan bahwa terhitung 15 Juni 2018 akan meluncurkan beberapa lampu peringatan akan suhu panas. Lampu ini akan dibagi dalam 3 warna, yakni; kuning, oranye dan merah. Dengan adanya lampu peringatan ini, diharapkan dapat mencegah kerusakan akibat suhu panas.

 

Ketua CWB Yeh Tien-chiang (葉天降) mengemukakan bahwa selama musim panas berlangsung, Taiwan akan terkena dampak dari tekanan suhu di Samudera Pasifik yang akan membawa suhu udara panas ke Taiwan. Sebelumnya CWB telah menghadirkan beberapa rambu peringatan akan cuaca, meliputi angin topan, hujan lebat dan bencana lainnya. Kali ini CWB, akan kembali menghadirkan informasi tambahan yakni informasi akan suhu panas.

 

Yeh Tien-chiang mengemukakan, “Pada Bulan Mei lalu, suhu di beberapa kawasan Taiwan dilaporkan tinggi. Hal ini tanpa disadari dapat mendatangkan berbagai kerusakan. Sehingga kami memutuskan bahwa terhitung besok, CWB akan merilis informasi terkait suhu panas”.

 

Salah satu pakar di CWB Huang Chun-xi (黃椿喜) menjelaskan bahwa peringatakan akan suhu tinggi ini akan dibagi ke dalam 3 warna lampu, yakni kuning, oranye dan merah. Huang Chun-xi mengatakan, “Jika suhu di satu kawasan mencapai 36°C, maka kami akan memberikan lampu berwarna kuning. Jika suhu terus mencapai 36°C selama 3 hari berturut-turut atau meningkat 38°C, maka kami akan menyalakan lampu berwarna oranye. Dan jika selama 3 hari berturut-turut mencapai 38°C, maka kami akan memperingatkan dengan lampu berwarna merah”.

 

Wakil HPA, You Li-hui (游麗惠) mengemukakan bahwa jumlah pasien yang dilaporkan cedera dikarenakan suhu yang terlalu panas, pada Bulan Mei telah meningkat hingga 2,9 kali. Jumlah korban yang jatuh akibat serangan suhu yang terlalu tinggi, pada Bulan Juni dilaporkan telah mencapai 231 orang. HPA akan bekerja sama dengan pihak media dan badan antar kementerian untuk memperingati masyarakat luas.

 

You Li-hui mengatakan, “Termasuk kami juga akan memperingati sekolah-sekolah melalui sistem dari Kementerian Pendidikan. Kami juga akan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk menyebarkan informasi ini. Serta akan mengumumkan kepada pasukan militer dibawah naungan Kementerian Pertahanan. Jadi ini semua merupakan upaya lintas kementerian untuk menyebarkan informasi ini”.

 

Wakil CDC, Chuang Jen-Hsiang (莊人祥) mengemukakan bahwa informasi dari para pasien yang terkena serangan suhu panas pertama kali didapatkan oleh CDC. Setelah itu, informasi akan dilengkapi kembali oleh HPA. Sehingga informasi yang dihadirkan oleh CWB akan menjadi tonggak penting bagi pencegahan cedera akibat udara panas.