QR Code

Rombongan Delegasi Media Indonesia Tinjau Langsung Aktivitas Masyarakat Indonesia di TMS

2018-07-11
  • Rombongan Delegasi Media Indonesia Tinjau Langsung Aktivitas Masyarakat Indonesia di TMS

    Rombongan Delegasi Media Indonesia Tinjau Langsung Aktivitas Masyarakat Indonesia di TMS

    Rombongan Delegasi Media Indonesia Tinjau Langsung Aktivitas Masyarakat Indonesia di TMS

        (Taiwan, ROC) – Kegiatan kunjungan rombongan delegasi media Indonesia ke Taiwan sejak tanggal 8 Juli kemarin, yang diusung oleh TETO (Taipei Economic and Trade Office to Jakarta), selama 4 hari 3 malam, selain dimaksudkan untuk dapat langsung memperkenalkan Taiwan di mata para media besar Indonesia, menjalin kerjasama dengan media di Taiwan, juga sekaligus mempromosikan Kebijakan Menuju Selatan Baru yang diusung oleh Presiden Tsai Ing-wen sejak dirinya duduk di kursi pemerintahan 2 tahun silam.

        Selain kegiatan formal yang telah diagendakan, delegasi media Indonesia mampu mencerminkan sikap jurnalis yang patut dibanggakan, yakni tidak pernah lupa untuk bisa langsung melakukan interaksi dan sosialisasi dengan warga asal Indonesia yang kebetulan tengah berada di pulau Formosa ini.

        Rombongan yang mayoritas pesertanya baru pertama kali menginjakkan kaki ke Taiwan, dengan batas waktu yang dimiliki hanya satu jam, untuk memudahkan dan mempercepat para peserta segera memahami kondisi kehidupan masyarakat Indonesia saat berada di Taiwan, terlihat sekitar sepuluhan relawan dari Banteng Muda Indonesia cabang Taiwan yang berpartisipasi sebagai “Tour Guide satu jam”. Para relawan terdiri dari pekerja, pelajar dan juga yang menikah dengan warga Taiwan, karena telah tinggal di Taiwan untuk beberapa waktu, maka memudahkan bagi mereka untuk melakukan tugas penerjemahan dwi bahasa takkala pertanyaan dilontarkan berkenaan dengan kondisi kehidupan di Taiwan.

        Dalam peninjauan di kawasan seputar Taipei Main Station (TMS), tempat berkumpulnya berbagai toko, aktivitas dan masyarakat Indonesia, memberikan kesempatan bagi media asal Indonesia untuk bisa langsung merasakan situasi dan kondisi para perantauan Indonesia saat jauh dari kampung halaman.

        Kegiatan para media Indonesia berakhir pada aula TMS, dimana mereka mampu langsung melakukan interaksi dengan berbagai kalangan warga Indonesia, termasuk berbagai komunitas Indonesia yang berbeda latar belakangnya.

        Salah satu yang menarik perhatian para media Indonesia adalah kehadiran PCI NU di tengah-tengah kehidupan di Taiwan, yang menawarkan berbagai aktivitas religius, siraman rohani atau belajar mengenal Islam saat berada di Taiwan, dengan cara yang sejuk dan damai. Hal ini mendapat respon yang sangat positif, termasuk pemberikan status resmi oleh pemerintah Taiwan kepada PCI NU, selaku salah satu organisasi asing yang berada di Taiwan.

        Perkembangan Indonesia termasuk kehadiran budayanya di Taiwan, mampu menambah khasanah ragam kehidupan di Taiwan, dan media Indonesia turut mengimbau agar semua mwarga negara Indonesia mampu menjaga nama baik bangsa dan negara takkala berada di negeri orang.