QR Code

Kasus dengue indigenous kedua dikonfirmasi di Taiwan

2018-07-12
  • Wakil Direktur Jenderal CDC Philip Lo

    Wakil Direktur Jenderal CDC Philip Lo

    Wakil Direktur Jenderal CDC Philip Lo (羅一鈞) (Foto: CNA)

(Taiwan, ROC) - Kasus demam berdarah (dengue) indigenous kedua di Taiwan telah dikonfirmasi oleh Pusat Pengontrolan Penyakit (CDC).

Seorang pelajar di Xinzhuang, New Taipei, menderita gejala demam, mual, muntah, sakit dan nyeri pada 7 Juli. Keesokan harinya, ia berobat ke rumah sakit tapi dokter tidak menyangsikan gejala tak normal. Dua hari kemudian, pasien tersebut menuju rumah sakit lagi karena menderita diare. Usai pemeriksaan darah pada 10 Juli, ia dikonfirmasi terinfeksi virus dengue tipe 2 dan segera diisolasikan.

Wakil Direktur Jenderal CDC Philip Lo (羅一鈞) menerangkan, pasien tersebut tidak pernah menuju luar negeri pada masa inkubasi penyakitnya, dan dua tempat yang dikunjunginya pada periode ini adalah keluarganya di Kaohsiung pada 3-6 Juli dan Taitung setelah itu.

Menurut CDC, hingga 10 Juli, dua kasus dengue indigenous telah dilaporkan di Taiwan pada tahun ini. Yang pertama adalah seorang warga Kaohsiung berusia 30an tahun yang dilaporkan terinfeksi dengue tipe 3 di dalam negeri dan telah diisolasi sejak 1 Juli.

Sementara itu, jumlah kasus dengue impor pada tahun ini telah tercatat 103 kasus, angka paling rendah kedua untuk kurun waktu yang sama antara 2014 dan 2018.

CDC mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan ketika bepergian ke negara di mana dengue sedang berjangkit. Mereka yang menderita gejala dengue seperti demam, sakit kepala, nyeri otot dan ruam kulit dinasehatkan untuk secepatnya berobat ke rumah sakit.