QR Code

AS menyerukan Taiwan dan Daratan Tiongkok membuka kembali dialok konstruktif atas perdamaian antar Selat Taiwan

2018-10-11
  • Ilustrasi: AS menyerukan Taiwan dan Daratan Tiongkok membuka kembali dialok konstruktif atas perdamaian antar Selat Taiwan

    Ilustrasi: AS menyerukan Taiwan dan Daratan Tiongkok membuka kembali dialok konstruktif atas perdamaian antar Selat Taiwan

    Ilustrasi: AS menyerukan Taiwan dan Daratan Tiongkok membuka kembali dialok konstruktif atas perdamaian antar Selat Taiwan (Foto: CNA)

(Taiwan, ROC) - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat hari Rabu, 10 Oktober, menyerukan Taiwan dan Daratan Tiongkok membuka kembali dialok konstruktif dan menemukan resolusi damai bagi perbedaan pendapat kedua pihak.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respon pada pidato Hari Nasional Republik Tiongkok yang disampaikan Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), di mana Tsai mengecam bahwa serangan diplomatik dan kekerasan senjata Daratan Tiongkok adalah penghambat terbesar bagi perdamaian dan kestabilan antar Selat Taiwan.

Jubir tersebut menegaskan, Amerika Serikat sangat prihatin pada perdamaian dan kestabilan antar Selat Taiwan, maka sangat penting bagi kedua pihak untuk mengerti kepentingan dari keuntungan bersangkutan dan berusaha membangun fondasi bagi perdamaian dan kestabilan berkelanjutan.

“Kami mengimbau pihak berwenang dari Beijing dan Taipei untuk mengadakan dialok konstruktif, mencari resolusi damai bagi perbedaan pendapat yang bisa diterima oleh kedua pihak,” tuturnya.

Sang jubir juga mengutip pernyataan Wakil Presiden Mike Pence pekan lalu bahwa Amerika Serikat akan “tetap menghormati Kebijakan Satu Tiongkok yang diadopsi, sebagaimana tercermin dalam tiga komunike gabungan dan Undang-undang Hubungan Taiwan,” dan “Amerika akan selalu percaya bahwa demokrasi di Taiwan adalah langkah lebih baik bagi seluruh orang Tionghoa.”